TWO-WAY MONOLOGUE

...'Cos talking is one way to understand...

10:28 pm

We talk about forgetting

Posted by: novippuda |

Saya : Kenapa melupakan butuh waktu?

Dia : Karena bahkan untuk mengingat, kita juga butuh waktu. Gampangnya seperti kita mau UTS.

Saya : Kenapa?

Dia : Iya. Buat UTS, kita perlu mengingat melalui belajar, dan itu butuh waktu kan?

Saya : Iya. Tapi melupakannya ga butuh waktu kan?

Dia : Hahahahaha.

Saya : Bener kan?

Dia : Tetap butuh waktu. Mungkin yang terjadi adalah kita ga menyadarinya bahwa kita melupakan dengan waktu, walau sebentar.

Saya : Mmmm.

Dia : Jadi tetap butuh waktu, kan?

Saya : Lalu kenapa ada beberapa hal yang mudah dilupakan dan sulit dilupakan?

Dia : Kalo itu tergantung penghayatan kita mengenai hal itu.

Saya : Ha?

Dia : Iya, setiap hal yang terjadi dalam hidup kita itu dihayati dengan berbeda-beda. Ada yang dihayati sekali dan ada yang sama sekali tidak.

Saya : Mmmm.

Dia : Nah, hal-hal yang sulit dilupakan itu mungkin karena kita memiliki penghayatan yang besar terhadapnya.

Saya : [terdiam]

Dia : Itu makanya waktu yang dibutuhkan untuk melupakan hal-hal seperti itu jadi banyak.

Saya : Gimana melupakan hal yang besar penghayatannya?

Dia : Jangan diniatin.

Saya : Ha? Gimana bisa lupa kalo ga diniatin?

Dia : Ya, biarin aja alami. Terlupa dengan sendirinya.

Saya : Bukannya harus ada niat dulu ya kalo mau mencapai sesuatu.

Dia : Ya, untuk yang ini jangan.

Saya : Lalu, gimana kalo ga diniatin dan ga bisa lupa-lupa juga?

Dia : Nah, ga tau tuh. It’s mystery. Belum tau jawabannya. Mungkin kamu bisa ngedatengin aku beberapa waktu lagi untuk dapat jawabannya.

Saya : Jadi beberapa waktu ke depan akan dapat jawabannya?

Dia : Belum tentu juga.

Saya : [monologue] mungkin saya sudah tau jawabannya.



Dialogue ended, curtain fell

2 comment:

Anonymous said...

Gantung pisan mak.. hahahha

novippuda said...

hahahahaha. nantilah kau tunggu lagi. we're walking in the sun, anakku. hahahaha.

Post a Comment

Subscribe